Jumat, 10 Agustus 2012

Hardware Layer

Hardware Layer (lapisan perangkat keras) sesuai denga namanya berfungsi secara fisik menghubungkan komputer ke media transmisi data. Media transmisi tersebut dapat berupa saluran telepon, jaringan selular atau koneksi satelit. Lapisan ini termasuk modem, kartu ethernet dan perangkat keras yang langsung terhubung dengan proses transmisi data. Lapisan ini juga yang berperan dalam menerjemahkan sinyal digital berupa bilangan biner yang dapat dimengerti oleh komputer menjadi sinyal analog yang dapat ditransmisikan lewat saluran telepon dan sebaliknya apabila diperlukan.

Agar komunikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya dan agar data dapat dikirim dari komputer pengirim dengan akurat ke komputer tujuan, Internet juga membutuhkan suatu sistem penjaluran (routing) dan pengalamatan. Bayangkan, tentu kita tidak dapat mengirim sesuatu tanpa mengetahui alamat penerima. Oleh karena itu, setiap komputer yang terhubung ke jaringan Internet memiliki suatu alamat yang menggambarkan komputer tersebut secara unik. Artinya masing-masing komputer memiliki alamat yang berbeda. Alamat tersebut disebut dengan IP Adress. Seperti yang dijelaskan di muka, pada protokol TCP/IP lapisan Internet Protokol (IP) adalah lapisan yang bertugas untuk memberikan IP Adress kepada tiap komputer/mesin jaringan. IP Adress adalah deretan angka biner (angka biner adalah angka yang hanya terdiri dari bilangan 0 dan 1) antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai untuk mengidentifikasi tiap komputer host dalam jaringan Internet. Sistem pengalamatan IP tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu IPv4 dan IPv6. Contoh dari IP Adress adalah 121.243.222.123 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).

Karena IP Adress umumnya sulit diingat oleh manusia, maka jaringan Internet juga menggunakan suatu sistem penamaan komputer agar nama komputer (Domain name/host name) menjadi berbentuk kata atau frasa. Kata atau frasa semisal “wordpress.com” tentunya lebih mudah diingat daripada deretan nomor IP Adress seperti “121.243.222.123”. Sistem yang menyimpan suatu informasi tentang nama komputer host atau domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) disebut dengan Domain Name System (DNS). DNS menyediakan servis yang sangat penting untuk Internet. Fungsi dari DNS bisa dianggap seperti buku telepon Internet, dimana saat pengguna mengetikan “indosat.net.id” pada browser maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).
Sebuah komputer pengguna (Client Computer) yang hendak dihubungkan ke jaringan Internet, pada awalnya harus terhubung kesebuah Server. Sebuah server akan mengatur akses dan mengirimkan data-data dari dan kedalam Internet yang diminta oleh beberapa client, sehingga komputer client dapat mengakses berbagai fasilitas yang terdapat di Internet seperti web, chat, email, dan lain sebagainya.



Gambar 1: Bagan Cara Kerja Internet Pada Saat Transmisi Data Antara Dua Buah Node

Ketika seseorang mengirimkan data lewat Internet, katakanlah bahwa user-A dan user-B merupakan masing-masing pengguna jaringan Internet (lihat gambar 1). User -A menggunakan layanan Internet dengan browser. Pada saat menjalankan browser, user-A hanya berkomunikasi secara langsung dengan lapisan aplikasi. Tindakannya disampaikan melalui lapisan aplikasi pada lapisan TCP. Lapisan TCP berkomunikasi dengan lapisan IP, kemudian lapisan IP berhubungan ke perangkat keras. Bersamaan dengan berjalannya semua itu, masing-masing protokol dengan sistemnya mengatur agar tiap lapisannya berfungsi dengan cara yang tepat. Untuk kemudian data atau permintaan dari user-A dikirim ke user-B, melalui jalur kerangka Internet. Pada saat user-A mengirimkan data berupa teks ke user-B, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga komputer user-B sebagai penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman dan menyusun kembali paket-paket tersebut menjadi susunan teks seperti aslinya. Bayangkan betapa luar biasanya Internet bekerja, bahwa semua proses rumit tersebut dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik. Dan kita hanya menikmati hasilnya tanpa perlu lagi memikirkan prosesnya J.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar